Tempat Wisata di Jogja yang Tidak Dijumpai di Bandung

foto-liburan-malioboroWisata di Jogja pada liburan kemarin masih meninggalkan kesan. Setidaknya aku masih sering memandangi foto hasil jepretan amatiranku, sembari kadang – kadang nyengir teringat banyak kejadian lucu. Terpeleset di kali, kecebur, salah pilih hotel “ga bener”, mobil yang harus mundul 2 Km gara – gara berpapasan di jalur sempit dengan bus, dan masih banyak lagi.

Di Bandung tempat tinggalku sekarang memang banyak tempat refreshing. Banyak orang luar Bandung yang khusus datang dan bermalam di Bandung khusus untuk wisata. Sebut saja Trans Studio.
Sudah ke sini?
Wahana Hiburannya seru-seru lho…

Tapi di Jogja memiliki keunggulan dalam hal wisata alam. Banyak pantai dan Goa yang baru di “buka”, benar – benar masih bersih dan asri. Bahkan ada pantai yang memiliki akses terbilang susah namun tak pernah sepi pengunjung. Bayangin saja akses ke tempat wisata hanya bisa dilalui satu mobil, samping kiri – kanang jurang. Kalau berpapasan dengan mobil lain, ya terpaksa mundul. Itu kemarin kualami. Ambil contoh pantai Jogan atau pantai Klayar. Masih asing di telinga? tak seperti pantai Parangtristis yang namanya sudah mendunia.

Selain wisata alam, Jogja memiliki nilai lebih dalam wisata sejarah. Keraton Jogja, Borobudur, Prambanan, itu yang terkenal dan yang aku tahu. Situs tersebut adalah saksi nyata betapa digdayanya Indonesia zaman dulu. Rugi kalau anda ke Jogja namun tak menyempatkan diri menyambangi situs sejarah ini. Yang paling romantis adalah candi Boko yang terletak di atas bukit tak jauh dari komplek candi Prambanan. Dinner di sini sungguh romantis dengan memandangi kota Jogja dari tempat yang tinggi dengan langit senja yang merona. Asik!

Dari segi kuliner, saya rasa tak ada bedanya dengan kota lain. Karena setiap kota pasti punya khas sendiri. Maklum, wisata alam dan wisata sejarah pastinya berkaitan dengan campur tangan Tuhan, sedangkan kuliner lebih ke cita rasa dan budaya.

Dari pengalamanku, tak mahal wisata ke Jogja. Karena duitku cekak, aku pilih wisata mandiri dengan gaya backpaker. Sangat memungkingkan. Hotel murah di bawah 100rb per malam mudah dijumpai. Untuk transportasi bisa dengan transportasi umum, bus trans jogja, atau memanfaatkan jasa rental mobil.

Kalau kamu pengen wisata ke jogja dan ada duit lebih dan pengen praktis, gunakan saja jasa tour travel yang banyak menyediakan paket wisata jogja. Biasanya sudah include hotel, transportasi dan biaya lainnya. Tinggal duduk manis saja :p

Tak ayal jika Katon Bagaskara bisa bikin lagi tentang Jogja yang sampai saat ini tetap enak didengar. Wisata di Jogja memang asik, banyak yang tidak kutemukan di Bandung. Kapan ya ke Jogja lagi?

Tagged: , ,

Comments are closed.